Perempuan kelahiran 1984, mulai aktif berinteraksi dengan aktivis lingkungan (NGO) sejak masa kuliah. Keaktifan nya dalam berbagai forum diskusi bersama kawan-kawan NGO dan berbagai kegiatan kolaboratif berbasis advokasi membawa nya tergabung bersama Yayasan CAPPA Keadilan Ekologi selama 10 tahun. Beberapa posisi penting dan strategis pernah di embannya. Keaktifan nya di Yayasan CAPPA dalam melakukan kerja-kerja advokasi konflik agraria membawa Perempuan berdarah Jawa ini menjadi seorang Mediator Konflik Tenurial di Jambi. Sikap kritis nya terhadap berbagai praktek buruk korporasi juga membawanya menjadi salah satu Dinamisator Nasional Jaringan Pemantau Independen Kehutanan (JPIK) yang bekerja pada isu Pemantauan SVKL pada tahun 2018. Selain pernah tercatat sebagai staf Yayasan CAPPA Keadilan Ekologi, Perempuan yang lebih sering disama “Umi” ini juga pernah berkerja di WWF Indonesia sebagai Forest Managemen Specialist pada tahun 2019, tercatat sebagai Pimpinan SEKBER PSDH Provinsi Jambi dan mendapat mandat sebagai Ketua Dewan Nasional JPIK sejak 2023 hingga saat ini. Sejak tahun 2018 bersama 8 orang anak muda di Jambi, Umi mendirikan organisasi Bernama Perkumpulan Alam Hijau (A-Hi) dan dari hasil rapat anggota pertama Umi diberikan mandat sebagai Ketua Dewan Pengawas. Pada Februari 2023, pada Rapat Anggota ke 3, Perempuan yang dikenal sebagai sosok yang tegas dan konsisten ini mendapat mandat dari seluruh anggota untuk menahkodai A-Hi sebagai Direktur Eksekutif periode 2023-2027.
info@alamhijau.org
