Halwani
Pria dengan hobi berpetualang yang biasa di panggil "Wawan". Lulusan Teknik Lingkungan Universitas Batanghari yang memiliki minat terhadap bidang pemetaan sehingga menjadikan diri sebagai seorang praktisi pemetaan partisipatif yang telah lebih dari lima tahun berkecimpung dalam kerja-kerja pemberdayaan dan pendampingan komunitas.
Dalam pengalaman saya mendampingi masyarakat mulai dari kampung-kampung, saya belajar satu hal penting: peta terbaik lahir dari percakapan,bukan hanya dari data meja. Oleh karena itu, fokus utama saya adalah menjadikan peta sebagai alat komunikasi yang adil dan bermakna, bukan sekedar dokumen teknis yang tersimpan di balik meja birokrasi.
Saya percaya bahwa pemetaan bukan tujuan akhir, melainkan alat perjuangan — alat untuk mengingat, menjaga, dan memperjuangkan ruang hidup bersama. Karena itulah saya selalu berusaha memastikan setiap garis dan titik dalam peta punya arti bagi mereka yang tinggal di dalamnya
