info@alamhijau.org

Training Mitigasi Konflik Satwa dan Pemantauan Satwa Liar Serta Identifikasi Biodiversity

  • Home
  • Training Mitigasi Konflik Satwa dan Pemantauan Satwa Liar Serta Identifikasi Biodiversity
07 Jan
0

Project Rimba Collective Kawasan Hutan Desa Birun, Lubuk Birah, Lubuk Beringin, Tanjung Dalam

Perkumpulan Alam Hijau (A-Hi) dan Lembaga Tiga Beradik (LTB) sebagai pengampu dari Project Rimba Collective (Project RC) keempat desa dampingan, dalam pemenuhan tanggung jawabnya kepada pihak mitra memberikan fasilitas pelatihan dalam rangka peningkatan kapasitas Tim LPHD dan Pemerintah Desa dalam bentuk: Training Mitigasi Konflik Satwa dan Training Pemantauan Satwa Liar (Terkhusus Harimau Sumatera dan Beruang), serta training identifikasi biodivercity keempat areal kawasan; Hutan Desa Birun, Lubuk Birah, Lubuk Beringin, dan Tanjung Dalam.

Mengingat kebutuhan dan kepentingan, terutama bagi masing-masing Tim Patroli dari keempat desa yang akan dipersiapkan untuk menjalani kegiatan tugas pemasangan kamera trap di dalam area wilayah Hutan Desa, menimbang kegiatan yang tercantum didalam isi program ini dijalankan bersama-sama selama 25 tahun kedepan, maka dari itu perlu adanya keselarasan pemahaman bagi masing-masing pihak mitra didalam program untuk lebih jauh mengenali metode praktik, hak dan tanggung jawab yang akan dilaksanakan.

Kegiatan ini mencakup sosialisasi pemahaman regulasi hukum mengenai jenis-jenis satwa liar dan jenis-jenis tumbuhan yang berstatus langka dan dilindungi, prosedur alur pengaduan kepada pihak atau lembaga yang berwenang dalam pencegahan konflik satwa liar, penanganan pertama dalam menghadapi kasus konflik satwa liar, edukasi pentingnya jumlah ragam spesies hewan dan tumbuhan yang berstatus dilindungi di masing-masing wilayah Hutan Desa, sehingga masyarakat bisa ikut berkontribusi dalam skema-skema pelestarian secara terperinci.

Dalam mendukung langkah-langkah agenda monitoring biodiversity tersebut, pada kegiatan pelatihan yang dilakukan selama tiga hari dengan total sebanyak 82 peserta, para pemateri juga memberikan sosialisasi dan praktik mengenai mekanisme pemasangan kamera trap yang dalam rencananya akan segera dilakukan, hasil dokumentasi dari kamera trap yang disebar dimasing-masing kawasan hutan desa dampingan nanti, akan diperuntukan sebagai basis kelola data analisa yang dilakukan secara berkala.

Agenda pembekalan dan FGD ini, telah berhasil menjadi sebuah momentum bagi para warga desa untuk saling bertukar pengalaman, berdiskusi serta berusaha mendeskripsikan secara mandiri mengenai berbagai persoalan wilayah teritori masing-masing yang berhubungan dengan pelestarian dan konflik satwa liar, hal tersebut dapat dilihat dari keaktifan dari masing-masing pengurus lembaga desa yang hadir.

Report ini dibuat dengan didasari oleh isi proses berjalannya pelatihan yang sudah berhasil dilaksanakan pada tanggal 25-27 Agustus 2024 di Bumi Alam Sebapo, disusun diperuntukan setidak-tidaknya agar menjadi salah satu bahan acuan evaluasi, penilaian lebih lanjut mengenai capaian kegiatan program dan kerangka diskusi dalam perspektif yang mendalam terhadap kualitas pelaksanaan program, serta kualitas para pengurus lembaga di masing-masing desa dampingan yang mengampu tanggung jawab dalam isi kegiatan program.

alamhija

Leave A Comment